SERPIHAN pesawat AirAsia QZ 8501 ditemukan Basarnas di Selat Karimata, Pangkalan Bun. Cuaca buruk diperkirakan menjadi penyebab jatuhnya pesawat ini. Wilayah Indonesia dilanda hujan lebat dalam beberapa pekan terakhir. Namun, menurut Karen Maginnis selaku meteorologi CNN, seorang pilot seharusnya sadar dan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah menyusun Peraturan KPU tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. "Seluruh penyusunan ini direncanakan akan rampung pada bulan Januari 2015," kata Ketua KPU, Husni Kamil Manik dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (30/12). Sejauh
Kepala Badan Sar Nasional Marsdya TNI F Henry Bambang Soelistyo mengatakan kotak hitam belum menjadi fokus pencarian. Saat ini tim Sar hanya berfokus kepada pencarian serpihan dan penumpang pesawat Air Asia QZ8501. Menurut Bambang, pencarian kotak hitam merupakan tugas poko Badan Pengkajian dan Pengembangan
JAKARTA - Tim penyelam Amphibi akan diberangkatkan untuk melakukan penyelaman di lokasi titik-titik yang disiapkan untuk melakukan upaya pencarian puing-puing pesawat dan korban Pesawat AirAsia QZ 8501. Yang akan dilakaukan pada besok pagi (30/12) sekitar pukul 05.00 WIB.
Jenderal TNI Moeldoko
Sebanyak 40 potongan badan manusia korban pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura berhasil ditemukan kapal perang TNI Bung Tomo. Kepastian itu disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Manahan Simorangkir
Basarnas Provinsi Bangka Belitung (Babel), menyediakan 200 unit kantong mayat untuk mengevakuasi korban diduga penumpang pesawat AirAsia yang hilang kontak pada Minggu (28/12) "Berdasarkan informasi yang diterima pada pukul 15.00 WIB, tim pencari telah ditemukan mayat mengapung di perairan Pangkalanbun
Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kamaruddin Amin merasa yakin bahwa Indonesia akan menjadi pusat studi Islam dunia beberapa tahun ke depan. "Visi Ditjen Pendidikan Islam pun sudah mengarah ke sana. Konsepnya di Pendis sudah ada, di antaranya program 50.000 doktor, 10.000 hafiz, santri berprestasi dan sejumlah
Dua wanita keluarga penumpang pesawat AirAsia histeris setelah melihat siaran langsung pencarian pesawat.
Mereka tak kuat menahan tangis setelah mengetahui kepastian bahwa serpihan yang ditemukan adalah milik Pesawat AirAsia QZ 8501.
Seorang Wanita berbaju Hijau tiba-tiba menjerit histeris setelah
JAKARTA - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FBH Soelistyo mengerahkan seluruh kekuatan tim pencari ke wilayah perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah guna mengevakuasi pesawat AirAsia QZ 8501.
Sejumlah serpihan pesawat sudah ditemukan mengambang di Selat Karimata yang tak jauh dari
JAKARTA - Tim pencari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (Basarnas) dan TNI AU menemukan sepuluh benda yang diduga pecahan pesawat AirAsia QZ8501. Pecahan tersebut ditemukan di 230 derajat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Kepala Basarnas Marsekal TNI FHB Soelistyo mengatakan saat ini tim
Inflasi Rusia telah naik menjadi dua digit mencapai 10,4 persen. Data yang dirilis Rabu menunjukkan bahwa harga-harga bisa meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan karena rubel mengalami depresiasi. Harga-harga konsumen naik 0,9 persen pada pekan lalu saja, layanan statistik negara mengatakan, dengan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Farouk Muhammad meminta pemerintah melakukan langkah serius dalam pencarian pesawat Air Asia QZ8501.
Menurutnya, kecepatan dan keseriusan dalam pencarian menentukan dalam proses penyelamatan para penumpang pesawat. Selain kepada pemerintah, Farouk juga
Pencarian terus dilakukan pihak Basarnas berkordinasi dengan berbagai elemen. Pemerintah daerah Kab. Belitung Timur pun terus menggalakan upaya agar terdapat titik terang dalam kejadian ini.
Pagi ini, Pemda Kab. Belitung Timur akan melakukan upacara adat untuk memanjatkan doa agar pesawat Air Asia
Kapten Kapal KM Bahari Maju Fariawan yang melihat pesawat merah terbang rendah di Timur Pulau Lingga, Kepulauan Riau mengaku tengah berlayar menuju Bangka dari Batam. Fariawan melihat pesawat merah tersebut terbang rendah antara pukul 07.30-07.40 WIB, kemarin, di koordinat 00' 17' 202 S dan 105'
Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Pertama TNI SB Supriyadi berharap, Basarnas dan tim gabungan bisa menemukan pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak sekitar pukul 7.00 WIB (Minggu, 28/12) di sekitar perairan Pulau Belitung. Jelas Supriyadi, saat ini